PHP File Handling

alfa6661
- July 17, 2012
0 (0 votes)
Rate :
Membuat, menghapus dan merubah isi file menggunakan PHP

Artikel ini menjelaskan bagaimana menggunakan perintah PHP untuk melakukan operasi file mulai dari proses membuka dan menutup file. Setelah itu dilanjutkan dengan proses membaca, menulis, menambah isi, menghapus isi file.

Membuka File

Secara umum terdapat 3 cara membuka file, yaitu :

  1. membuka file hanya untuk dibaca (read: 'r')
  2. membuka file hanya untuk ditulisi baru (write: 'w')
  3. membuka file hanya untuk ditambahi isinya (append: 'a')

Selain 3 cara membuka file tersebut, terdapat pula cara lain membuka file yaitu dapat dibaca dan ditulisi (read/write: 'r+'), serta dapat dibaca dan ditambahi isinya (append: 'a+').

Berikut ini adalah contoh kode PHP untuk membuka file

<?php
$nama_file = "nama_file.txt";
$fh = fopen($nama_file, "w") or die("File tidak bisa dibuka");
fclose($fh);
?>

'w' dapat diganti dengan 'r', 'a', 'r+', 'a+'.

Apabila nama file yang akan dibuka ternyata salah, atau letak filenya yang tidak tepat, maka function die() yang akan dijalankan. Function die() akan menampilkan teks sebagai peringatan apabila proses membuka file gagal.

Menutup File

Setelah file dibuka, hendaknya file tersebut juga ditutup ketika pemrosesan selesai. File yang yang tidak ditutup kemungkinan dapat terjadi kerusakan pada strukturnya.

<?php
$NamaFile = "testFile.txt";
$FileHandle = fopen($NamaFile, 'w') or die("File tidak bisa dibuka");
fclose($FileHandle);
?>

Note : File yang telah ditutup tidak bisa untuk dibaca, ditulisi, dan ditambah. Untuk bisa melakukan hal itu kembali, file terlebih dahulu harus dibuka lagi seperti sebelumnya.

Menulis ke File

File yang telah dibuka dapat ditulisi dengan data di dalamnya. Contoh :

<?php
$f = "nama_file.txt";
$FileHandle = fopen($f, 'w') or die("File gagal dibuka");
$DataString = "Hallo World !! n";
fwrite($FileHandle, $DataString);
fclose($FileHandle);
?>

Apabila Anda menggunakan mode 'w' pada fopen(), dan selanjutnya Anda menuliskan data pada file, maka isi file yang lama akan terhapus dan diganti dengan isi yang baru. Sedangkan apabila Anda menginginkan data yang lama pada suatu file tidak dihapus, maka gunakan mode append 'a+' atau 'a'. Membaca Isi File

Misalkan kita memiliki file nama_file.txt yang isinya adalah sbb:

Selamat berjumpa lagi kawan!!
Senang bertemu Anda.

Kita dapat menggunakan kode PHP untuk membaca file tersebut dan selanjutnya hasil pembacaan dapat ditampilkan di browser atau diproses lebih lanjut.

<?php
$f = "nama_file.txt";
$FileHandle = fopen($f, 'r');
$Data = fread($FileHandle, 4);
fclose($FileHandle);
echo $Data;
?>

Apabila kode di atas dijalankan, maka pada browser hanya akan menampilkan teks

Sela

Hal ini dikarenakan adanya nilai 4 pada fread(). Nilai tersebut menyatakan jumlah karakter awal yang dibaca dari file. Supaya seluruh isi file dapat dibaca, gunakan function filesize().

<?php
$f = "nama_file.txt";
$FileHandle = fopen($f, 'r');
$Data = fread($FileHandle, filesize($f));
fclose($FileHandle);
echo $Data;
?>

Menghapus File

Dalam PHP, function untuk menghapus file adalah unlink(). Berikut ini contohnya.

<?php
$myFile = "nama_file.txt";
unlink($myFile);
?>

Computer science education cannot make anybody an expert programmer any more than studying brushes and pigment can make somebody an expert painter

– Eric S. Raymond

Have a better explanation?

If you have comments about this post. Please write your comments below

No comments associated with this article