Egoless Programming

alfa6661
- September 27, 2013
0 (0 votes)
Rate :
Apa itu egoless Programming? Bagaimana menjadi egoless programming?

What is Egoless Programming ?

Egoless Programming? Terasa asing bagi saya. Pertama kali mendengar kata ini di acara sharing session di kantor. Pemahaman yang di dapatkan mengenai egoless programming :

  1. Keadaan dimana faktor faktor personal diminimalkan sehingga kualitas dapat ditingkatkan.
  2. Menciptakan hubungan yang baik dengan programmer lain dengan tujuan meningkatkan kode yang dibuat.
  3. Saling membaca dan memberi kritik terhadap program-program buatan programmer lain. Program-program tersebut dianggap sebagai buatan orang yang tak dikenal sehingga kritik yang dikemukakan tidak berdasarkan sentimen pribadi.

The Ten Commandments of Egoless Programming

  1. Understand and accept that you will make mistakes.

    Memahami dan menerima bahwa Anda akan membuat kesalahan. Intinya adalah selalu memeriksa dan mencoba menemukan kesalahan atas pkerjaan yang anda buat, sebelum menyerahkan kepada atasan / masuk ke dalam produksi.

  2. You are not your code

    Pernah kode yang anda tulis di kritik orang lain? Terkadang kita menjadi kesal ketika kode yang kita buat di kritik oleh orang lain. Jangan tersinggung ketika seseorang menemukan kesalahan dan mengkritik kode yang anda buat.

  3. No matter how much "karate" you know, someone else will always know more.

    Tidak peduli seberapa hebat dan pintar anda, ada orang lain yang lebih hebat dan lebih tahu dari anda. Selalu mencari dan menerima masukan dari orang lain, terutama ketika Anda berpikir hal tersebut tidak diperlukan.

  4. Don't rewrite code without consultation.

    Ada kalanya ketika bekerja dalam tim, programmer lain menulis kode yang menurut kita bisa lebih baik. Ketika menemukan hal seperti ini jangan menulis ulang tanpa melakukan konsultasi. Anda tahu perbedaan antara fix code dan rewrite code.

  5. Treat people who know less than you with respect, deference, and patience.

    Perlakukan orang yang kurang tahu dari anda dengan penuh rasa hormat dan sabar. Sesama seorang pengembang mungkin telah terbiasa dengan bahasa teknis. Bagaimana dengan orang orang non teknis? Mungkin mereka tidak mengerti dengan apa yang kita bahas. Jangan menanggapi hal tersebut dengan rasa marah dan tidak sabar.

  6. The only constant in the world is change

    Perubahan akan selalu ada. Terbukalah untuk perubahan dan menerimanya dengan biasa. Lihatlah setiap perubahan dengan kebutuhan anda atau sebagai tantangan baru, bukan sebagai suatu ketidaknyamanan serius yang harus diperangi.

  7. The only true authority stems from knowledge, not from position

    Otoritas berasal dari pengetahuan bukan dari posisi. Pengetahuan menimbulkan otoritas. Jika anda ingin di hormati dilingkungan anda, tingkatkan pengetahuan anda.

  8. Fight for what you believe, but gracefully accept defeat

    Berjuang untuk apa yang anda percaya, tapi terbuka menerima kekalahan. Pahami bahwa kadang-kadang ide anda akan ditolak. Bahkan jika ide tersebut benar.

  9. Don't be "the guy in the room."

    Jangan menyendiri, bergabung dan berkomunikasi dengan orang lain, ciptakan pembelajaran kolaboratif.

  10. Critique code instead of people – be kind to the coder, not to the code

    Kritiklah kodenya, bukan orangnya. Bersikap baiklah kepada pembuatnya, tapi tidak kepada kode yang dibuatnya. Sebisa mungkin, berikanlah komentar positif dan berorientasi untuk meningkatkan kualitas dari kode tersebut.

Computer science education cannot make anybody an expert programmer any more than studying brushes and pigment can make somebody an expert painter

– Eric S. Raymond

Have a better explanation?

If you have comments about this post. Please write your comments below

No comments associated with this article